Mayjen TNI Achiruddin, Komandan Paspampres, mengonfirmasi bahwa anggotanya tidak terlibat dalam insiden pemukulan terhadap seorang warga saat kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Samarinda, Kalimantan Timur, pada hari Senin, 9 September 2023.
Menurut Achiruddin, selama kunjungan tersebut, banyak personel pengamanan yang dikerahkan tidak hanya dari Paspampres, tetapi juga dari berbagai pihak di wilayah setempat. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lokasi acara.
"Apabila ingin foto, tidak perlu ngotot atau agresif. Bapak Presiden sangat berkenan untuk berfoto-foto dengan masyarakat. Namun, harus antre karena banyak peminatnya," ujar Mayjen TNI Achiruddin menjelaskan kebijakan pengambilan foto bersama Presiden.
Pernyataan ini disampaikan setelah munculnya sebuah video yang viral di media sosial, yang menunjukkan situasi di mana seorang warga tampak terjatuh saat berusaha mendekati Presiden. Paspampres berkomitmen untuk menjaga keselamatan semua pihak, termasuk masyarakat yang ingin berselfie dengan pemimpin negara.
Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, Achiruddin mengimbau agar semua pihak sabar dan mengikuti prosedur pengambilan foto dengan baik. Kunjungan Presiden merupakan kesempatan berharga bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan kepala negara, tetapi hal ini harus dilakukan dalam suasana aman dan tertib.
Paspampres presiden pengamanan viral