IHSG Turun 1,96% ke 6.886,86 di Sesi I
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,96% pada sesi I perdagangan hari ini, Kamis (6 Februari 2025), mencapai angka 6.886,86. Penurunan ini disebabkan oleh melemahnya beberapa sektor, terutama sektor barang baku yang turun 1,97% dan saham TPIA yang anjlok hingga 4,93%.
Sektor keuangan juga tidak luput dari penurunan, dengan IHSG mencatatkan penurunan 1,84%. Saham-saham besar di sektor perbankan, seperti BMRI dan BBRI, mengalami penurunan yang cukup signifikan, masing-masing sebesar 7,24% dan 2,66%. Hal ini terjadi di tengah rilis kinerja tahun 2024 dan kekhawatiran terkait likuiditas yang semakin ketat.
Sektor perindustrian juga mengalami penurunan, dengan ASII turun 3,38%. Namun, tidak semua sektor mengalami penurunan. Sektor kesehatan justru mengalami kenaikan sebesar 0,66%, dengan saham KLBF melonjak hingga 6,61%.
Dari sisi global, bursa ekuitas Wall Street berakhir lebih tinggi pada hari Rabu. Hal ini terjadi setelah investor mempertimbangkan prospek pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) di masa depan, yang memberikan harapan baru bagi pasar.
Dengan kondisi IHSG yang kembali menunjukkan koreksi hingga level 6.800-an, banyak yang bertanya-tanya mengenai rekomendasi saham perbankan Big Caps di tengah pelemahan yang terjadi. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, saksikan pembahasan mendalam mengenai IHSG pada penutupan sesi kedua hari ini, pukul 15:30 WIB, di IDX Channel. Acara ini dapat disaksikan melalui berbagai saluran, termasuk MNC VISION, MNC PLAY, INDI HOME, FIRST MEDIA, K-VISION, OXYGEN, dan MY REPUBLIK. Anda juga bisa menonton secara live streaming di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV yang bisa diunduh di APPS store.
IHSG Bursa Saham Perbankan Likuiditas