Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

KBV Usulkan Denda bagi Pasien yang Tidak Hadir ke Janji Dokter

Dalam situasi keuangan yang semakin sulit bagi banyak praktik medis di Jerman, Kassenärztliche Bundesvereinigung (KBV) mengusulkan penerapan denda bagi pasien yang tidak hadir pada janji dokter tanpa pemberitahuan. Usulan ini muncul karena banyaknya pasien yang membatalkan atau bahkan tidak datang tanpa alasan yang jelas.

Andreas Gassen, kepala KBV, menyatakan, “Ini bukan hanya membuat kesal ketika pasien membuat janji dan kemudian tidak muncul.” Dia menambahkan bahwa praktik medis tidak dapat memberikan waktu tersebut kepada pasien lain. Oleh karena itu, KBV menganggap “biaya keluar yang harus dibayar oleh perusahaan asuransi kesehatan” sebagai hal yang wajar.

Beberapa praktik dokter telah mulai menerapkan denda sebesar 40 Euro, atau sekitar 680 ribu rupiah, bagi pasien yang tidak hadir tanpa pemberitahuan. Dalam beberapa kasus, jika pasien sering tidak datang, denda dapat mencapai hingga 100 Euro atau sekitar 1,7 juta rupiah. Gassen mendukung langkah ini dan menjelaskan bahwa jadwal dokter sudah diblokir untuk pasien yang membuat janji, sehingga membuatnya tidak tersedia bagi pasien lain yang memerlukan.

Gassen juga menyebutkan bahwa permintaan untuk mendapatkan janji lebih cepat dan lebih banyak terasa "tidak masuk akal" mengingat situasi ini. Oleh karena itu, KBV berharap agar semua pihak dapat memahami pentingnya menghadiri janji dengan dokter atau memberikan pemberitahuan jika tidak bisa datang.

library_books Tagesschau