Menjelang debat presiden yang akan berlangsung pada malam Selasa, mantan presiden Donald Trump telah membuat berbagai tuduhan bahwa acara ini sedang "dirigging" atau dipihak kan untuk mendukung Wakil Presiden Kamala Harris. Tuduhan ini muncul dalam suasana hangat politik menjelang pemilihan yang penting di Amerika Serikat.
Dalam beberapa hari terakhir, Trump telah mempromosikan sejumlah teori konspirasi tanpa dasar. Ia bahkan menyebut bahwa ABC News, yang akan menjadi tuan rumah untuk debat, berkolusi dengan tim kampanye Harris untuk menguntungkan calon wakil presiden dari Partai Demokrat tersebut. Hal ini jelas menimbulkan kebingungan di kalangan pendukungnya dan masyarakat umum.
Selain tuduhan terhadap ABC News, Trump juga menggunakan platform media sosial dan email penggalangan dana untuk menyebarkan informasi yang salah. Ia mengklaim bahwa imigran sedang "menggenangi" negara untuk memberikan suara, menyatakan bahwa pemilihan akan penuh dengan kecurangan, dan mengklaim bahwa Harris mendapatkan nominasi dari Partai Demokrat melalui "kudeta".
Debat ini merupakan momen penting di mana pemilih dapat menyaksikan langsung perdebatan antara kandidat dan memahami visi masing-masing. Dengan begitu banyaknya klaim yang beredar, masyarakat diharapkan dapat menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh teori-teori konspirasi yang tidak berdasar.
debat presiden trump kamala harris