PT Bio Farma (Persero) mengumumkan rencana untuk mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 triliun. Jumlah ini setara dengan 5 persen dari pendapatan tahunan perusahaan. Investasi ini bertujuan untuk meningkatkan riset di sektor kesehatan di Indonesia.
Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki, menekankan pentingnya peningkatan riset kesehatan di Tanah Air. Menurut Sri, "Pelaksanaan riset di Indonesia harus ditingkatkan. Komitmen Bio Farma ditunjukkan dengan mengalokasikan dana untuk riset sebesar 5 persen dari revenue atau sekitar Rp5 triliun, dan jumlah ini berbeda-beda setiap tahun tergantung pada besaran pendapatan yang didapat."
Investasi dalam riset kesehatan penting bagi pengembangan sistem kesehatan yang lebih baik. Dengan meningkatnya kualitas riset, diharapkan ketahanan kesehatan di Indonesia dapat menjadi lebih kuat. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari upaya untuk membangun generasi emas 2045 yang sehat dan produktif.
Melalui penyaluran dana yang signifikan ini, Bio Farma berharap untuk meningkatkan inovasi dan menemukan solusi kesehatan yang lebih efektif demi kesejahteraan masyarakat Indonesia di masa mendatang.
Bio Farma riset kesehatan Indonesia investasi ketahanan kesehatan