Jakarta – Shell Indonesia, melalui Direktur Utama dan Managing Director-nya, Ingrid Siburian, mengumumkan bahwa beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell mengalami kelangkaan stok bahan bakar minyak (BBM). Hal ini disebabkan oleh kendala dalam pengadaan dan penyaluran produk.
Ingrid menjelaskan bahwa Shell Indonesia saat ini sedang berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan ketersediaan BBM di SPBU Shell dapat kembali normal secepatnya. "Kami berupaya semaksimal mungkin agar produk BBM tersedia untuk masyarakat," ujarnya.
Meskipun ada kelangkaan tersebut, Ingrid menegaskan bahwa SPBU Shell tetap beroperasi untuk melayani masyarakat. SPBU tersebut masih menyediakan berbagai produk dan layanan lainnya, termasuk Shell Select yang merupakan minimarket di dalam SPBU dan juga layanan bengkel.
Ingrid meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat situasi ini. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata Ingrid, menegaskan komitmen Shell Indonesia untuk tetap melayani pelanggan dengan baik.
Kelangkaan stok BBM di SPBU Shell ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama di tengah tingginya kebutuhan bahan bakar menjelang musim liburan dan mobilitas masyarakat yang meningkat. Shell Indonesia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa pasokan BBM dapat terpenuhi dengan baik di seluruh jaringan SPBU.
Shell Indonesia kelangkaan BBM SPBU Ingrid Siburian