Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Angela Merkel Kritik CDU Kerja Sama dengan AfD

Mantan Kanselir Jerman, Angela Merkel, memberikan kritik terhadap partai CDU yang dipimpinnya karena bekerja sama dengan partai sayap kanan, Alternatif untuk Jerman (AfD), dalam rangka meloloskan rancangan kebijakan migrasi yang ketat di parlemen.

Merkel menyampaikan pendapatnya setelah pemimpin CDU, Friedrich Merz, pada bulan November lalu menyatakan bahwa tidak seharusnya ada langkah-langkah yang disetujui dengan dukungan AfD sebelum pemilihan umum yang dijadwalkan pada 23 Februari. Merkel menegaskan, "Saya pikir adalah kesalahan untuk tidak lagi merasa terikat oleh proposal ini."

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Merz mengajukan suara untuk sebuah rancangan tidak mengikat yang menyerukan agar Jerman lebih banyak menolak imigran di perbatasan, dengan menyadari bahwa dukungan dari AfD mungkin diperlukan untuk meloloskannya. Dukungan dari partai sayap kanan itu membuat rancangan tersebut berhasil disetujui dengan selisih tiga suara.

Pernyataan Merkel ini merupakan intervensi yang langka dari mantan pemimpin Jerman, yang telah menjaga profil rendah sejak meninggalkan jabatannya. Hal ini menyoroti ketegangan internal dalam CDU mengenai kolaborasi dengan AfD, yang dikenal dengan sikap anti-imigrasinya.

Kerja sama dengan AfD menjadi isu sensitif di kalangan anggota CDU, mengingat AfD seringkali dikritik karena pandangan ekstremnya. Merkel, yang dikenal dengan kebijakan yang lebih moderat, berpendapat bahwa partai harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip yang lebih inklusif.

Pengamat politik melihat kritik ini sebagai sinyal bahwa Merkel masih memiliki pengaruh dalam politik Jerman, meskipun ia tidak lagi menjabat. Banyak yang menantikan bagaimana dinamika ini akan berkembang menjelang pemilihan mendatang.

library_books Dwnews