Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bimbingan Teknis OSS RBA dan Izin Usaha di Kabupaten Ngawi

Pada hari Senin, 9 September 2024, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ngawi mengadakan Bimbingan Teknis mengenai Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA), Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), dan Surat Izin Pemanfaatan Air (SIPA) bagi pelaku usaha di kabupaten tersebut. Kegiatan ini berlangsung di RM. Notosuman, Ngawi, dan dihadiri oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Kepala DPMPTSP Ngawi Totok Sudaryanto, serta perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan pentingnya sosialisasi sistem perizinan yang selalu berubah kepada para investor. Ia menekankan, "Supaya investor paham apa yang menjadi tanggung jawabnya, perizinan apa yang kurang, dan persyaratan apa yang harus dipenuhi agar semua bisa berjalan dengan baik." Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung para pelaku usaha.

Mengenai izin pemanfaatan air, Bupati Ony Anwar mengingatkan agar para investor memperhatikan pemenuhan syarat yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa air merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat dan harus dikelola dengan bijak. "Misalnya, mengenai kedalaman sumur dan model pompa yang digunakan, ini semua perlu dijaga. Jangan sampai industrialisasi menyebabkan penggunaan sumur dalam yang salah, sehingga merugikan masyarakat di sekitar," ujar Bupati.

Di sisi lain, Kepala DPMPTSP menjelaskan bahwa aplikasi perizinan saat ini terus berkembang. Ia juga menyebutkan bahwa laporan yang diajukan ke DPMPTSP dapat menjadi indikator bagi calon investor dalam menentukan keputusan investasi. "Ini menjadi tolak ukur iklim investasi di Ngawi, dan ternyata perkembangannya cukup baik," tuturnya. Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan pelaku usaha bisa menjalankan usahanya secara legal dan bertanggung jawab, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.

library_books Ngawikab