Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Edmundo González Urrutia Teruskan Perjuangan Melawan Maduro

Pemimpin oposisi Venezuela, Edmundo González Urrutia, baru-baru ini melarikan diri ke Spanyol setelah menghadapi ancaman hukum di negara asalnya. Dalam sebuah pesan audio yang dirilis oleh timnya, González yang berusia 75 tahun menegaskan bahwa ia bertekad untuk melanjutkan perjuangan untuk kebebasan dan mengembalikan demokrasi di Venezuela.

González Urrutia mencalonkan diri dalam pemilihan presiden pada 28 Juli untuk menggantikan Nicolás Maduro, yang telah menjabat sejak 2013. Meski hasil pemilu menunjukkan Maduro sebagai pemenang dengan 52 persen suara, oposisi percaya bahwa kemenangan sebenarnya adalah milik González. Mereka menyatakan bahwa mereka memiliki hasil yang mendukung klaim tersebut.

Negara-negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan beberapa negara di Amerika Selatan menolak untuk mengakui kemenangan resmi Maduro. Mereka juga meminta agar hasil pemilu yang lebih rinci dirilis. Namun, pihak pemilu Venezuela mengklaim bahwa data hasil pemilu tidak tersedia akibat serangan siber, meskipun tidak ada bukti yang membenarkan klaim tersebut.

Setelah pemungutan suara, González Urrutia menghilang dan kemudian berlindung di kedutaan besar Spanyol di Caracas. Pada hari Senin, perdana menteri Venezuela mengeluarkan perintah penangkapan terhadapnya dengan berbagai tuduhan, termasuk penyalahgunaan kekuasaan dan pemalsuan dokumen. Kini, ia telah meninggalkan Venezuela untuk menjaga keselamatan dan kehidupannya.

Menurut pernyataan dari pemimpin oposisi lainnya, Machado, González melarikan diri agar dapat "menjaga kebebasan dan hidupnya". Ia tiba di Spanyol pada hari Minggu, di mana ia telah diberikan suaka.

library_books Tagesschau