Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Proyek Strategis Nasional: Surabaya Waterfront Land dan Dampaknya

Rencana Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan Surabaya Waterfront Land sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat. Proyek ini berpotensi mengubah kondisi wilayah pesisir yang selama ini dihuni oleh nelayan dan masyarakat lokal.

Pengembangan Surabaya Waterfront Land akan menghadapi tantangan besar. Banyak penduduk sekitar pesisir yang bergantung pada hasil laut sebagai sumber mata pencaharian mereka. Pekerjaan mereka sebagai nelayan dapat terancam jika wilayah tersebut dialihfungsikan untuk pengembangan urban. Selain itu, ada juga masalah yang lebih mendesak, yaitu pelestarian hutan mangrove, yang seharusnya tetap dilindungi dan tidak dijadikan lahan hunian.

Menanggapi isu ini, Kolektif Literasi Surabaya akan menggelar acara yang bertajuk "Solidaritas untuk Pesisir Surabaya." Acara ini akan diadakan pada Rabu, 11 September 2024, mulai pukul 14:00 WIB di Universitas 17 Agustus. Dalam acara ini, akan diadakan diskusi dengan tema "Surabaya Waterfront Land untuk Siapa?" yang menghadirkan narasumber Lucky Wahyu dari Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Timur. Diskusi akan dipandu oleh moderator Jeksen dari Pembebasan Surabaya.

Selain diskusi, acara ini juga menawarkan berbagai aktivitas menarik seperti Lapak Baca, Manik Gelang, Kolase, dan Mimbar Bebas, yang dapat diikuti secara gratis. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mempertahankan hak-hak komunitas pesisir dan perlunya pelestarian lingkungan hidup.

Jangan lewatkan kesempatan untuk memahami lebih jauh mengenai dampak dari proyek ini dan bersuara untuk masa depan pesisir Surabaya.

library_books Lpmberdikari