Menurut pemikir hukum Prancis, Jacques Ellul, penting untuk memahami bagaimana hukum berkembang sebagai teknik sosial. Hukum tidak hanya sekadar aturan, tetapi merupakan landasan bagi berdirinya negara modern. Negara modern didirikan dengan pendekatan politik, administrasi, dan hukum yang lebih canggih, menggantikan cara-cara pemaksaan yang sederhana.
Ellul menegaskan bahwa banyak aspek hukum terhubung dengan hukum Romawi. “Semua berkaitan dengan hukum Romawi dalam berbagai bentuknya, baik publik maupun pribadi,” jelas Ellul. Dengan demikian, hukum Romawi dianggap sebagai pencapaian tertinggi dari teknik sosial pada masanya.
Di dalam masyarakat yang fokus pada teknik, efisiensi adalah hal yang sangat penting. Efisiensi mencerminkan aspek rasional dalam konteks teknis. Untuk mencapai efisiensi tersebut, diperlukan ilmu pengetahuan yang dapat dimengerti oleh semua orang. Ilmu pengetahuan ini berfungsi sebagai “bahasa umum” yang menghubungkan manusia, menciptakan semacam “persaudaraan yang tidak terformulasi.”
Namun, Ellul juga memperingatkan bahwa kecenderungan saat ini yang menghormati teknik bisa jadi berakar dari kecenderungan manusia sebelumnya untuk mengagumi karya-karya tangan mereka sendiri yang ajaib. Ketika teknologi semakin mendominasi kehidupan, manusia bisa saja merasa terpesona dan mencari makna yang lebih dalam dalam kehidupan mereka, bahkan sampai ke tingkat spiritual.
Melalui analisis ini, sangat jelas bahwa pemahaman hukum dan teknik sosial adalah kunci untuk memahami dinamika negara modern. Ketika kita mengeksplorasi lebih jauh tentang hubungan antara teknik dan hukum, kita bisa mendapatkan wawasan tentang tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Untuk penjelasan lebih mendalam, bacalah buku lengkapnya berjudul "A Técnica e o Desafio do Século".
hukum Jacques Ellul teknik sosial negara modern