Sering kali, orang menolak untuk mengikuti terapi bicara karena percaya bahwa “hanya berbicara” tidak akan menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Mereka berpendapat bahwa berbicara adalah kebalikan dari bertindak, dan menganggap mereka tidak butuh untuk membicarakan masalah atau gejala yang mereka alami. Sebaliknya, mereka percaya mereka perlu berdinamika dan beraksi.
Walaupun tindakan memang penting, jarang ada terapis yang akan menyarankan untuk mengabaikan kebutuhan berbicara. Ini karena beberapa orang lebih mampu dan terbuka untuk merasakan manfaat dari berbicara—mendapat perhatian dan didengarkan—daripada yang lain. Untuk memahami lebih jauh, kita bisa bertanya kepada mereka yang menolak terapi bicara: Mengapa Anda kesulitan untuk bertindak? Mengapa Anda berbicara tentang kebutuhan untuk bertindak?
Kita sering kali terjebak oleh hal-hal yang tidak pernah kita coba atau tidak dapat kita ungkapkan. Hal ini tampak dalam pikiran-pikiran mengganggu kita, ketakutan dan kekhawatiran yang ‘tidak rasional’, keraguan, serta rasa sakit yang sulit dipahami. Terkadang, kita menghabiskan banyak energi untuk melawan perasaan ini atau menghindarinya, yang sering kali berdampak buruk bagi kemampuan kita untuk bertindak atau merasa bahagia.
Ketika kita berbicara tentang masalah itu, kekuatannya sering kali berubah dan menjadi lebih mudah untuk dihadapi. Selain itu, banyak dari kita kesulitan untuk bertindak karena hidup kita tidak sepenuhnya sesuai dengan keinginan kita. Kita merasa tertekan, menolak, atau bahkan menunda tindakan, padahal kita ingin mencapai sesuatu. Hal ini sulit untuk kita sadari tanpa berbicara, dan bantuan dari seseorang yang bisa mendengarkan dengan seksama juga sangat penting.
Dalam konteks ini, menolak untuk berbicara bisa berarti menolak untuk bertindak dengan cara yang berbeda. Dengan kata lain, terapi bicara dapat menjadi langkah awal yang penting dalam proses penyelesaian masalah, dan jangan anggap remeh potensi yang dimiliki oleh berbicara. Terapi bicara tidak hanya sekadar kegiatan mengobrol, tetapi bisa menjadi jembatan untuk mencapai pemahaman dan tindakan yang lebih baik dalam hidup kita.
terapi bicara berbicara tentang masalah kesehatan mental