Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Industri Musik Merekam Momen Menarik di Tahun 2023

Industri musik yang direkam menunjukkan pertumbuhan luar biasa di Amerika Serikat pada tahun 2023. Penjualan musik meningkat sebesar 8%, mencapai angka rekor sebesar 17,1 miliar dolar AS. Angka ini menunjukkan bahwa banyak orang di seluruh dunia masih menyukai musik dan berlangganan layanan streaming.

Sementara itu, pendapatan serta laba operasi di tiga label musik besar dan juga banyak perusahaan kecil terus bertumbuh. Namun, meskipun angka-angka tersebut terlihat positif, masih ada beberapa fakta yang lebih mengejutkan. Beberapa perusahaan besar seperti Universal Music Group dan Warner Music Group justru mengalami pengurangan karyawan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kondisi industri musik saat ini. Sebenarnya, industri musik tidak dalam ancaman besar, tetapi ada kekhawatiran tentang seberapa cepat industri ini akan tumbuh. Situasi ini mirip dengan apa yang disebut sebagai “vibecession,” istilah yang diciptakan oleh analis keuangan Kyla Scanlon pada Juni 2022. Istilah ini menggambarkan perbedaan antara indikator ekonomi yang positif dengan persepsi publik yang negatif.

Dalam istilah yang lebih mudah dipahami, jika angkanya terlihat sangat bagus, mengapa banyak orang merasa situasi ini tidak baik? Meskipun industri musik menunjukkan pengembangan yang menjanjikan, masih ada rasa ketidakpuasan yang tampak di antara para pelaku industri. Billboard melihat lebih dalam hubungan ini untuk memahami perasaan yang terjadi di industri musik saat ini.

library_books Billboard