PT Aneka Tambang, atau yang lebih dikenal dengan nama Antam, telah meluncurkan sejumlah program penting untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menjalankan bisnis yang lebih ramah lingkungan.
Dalam laporan terbaru, Antam menjelaskan beberapa program yang telah dilaksanakan pada semester I tahun 2024. Diantaranya adalah rehabilitasi daerah aliran sungai dan reklamasi lahan tambang. Rehabilitasi daerah aliran sungai bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem di sepanjang sungai yang terpengaruh oleh aktivitas tambang. Sementara reklamasi lahan tambang adalah proses pemulihan area yang telah ditambang agar dapat kembali dimanfaatkan.
Selain itu, Antam juga aktif melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar. Ini termasuk memberikan pendidikan, pelatihan, serta bantuan sosial bagi masyarakat yang tinggal di area tambang.
Antam tidak hanya fokus pada rehabilitasi lingkungan, tetapi juga berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon dari kegiatan operasionalnya. Perusahaan ini memanfaatkan berbagai sumber energi terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan gas. Antam juga mulai menggunakan biofuel B35, yang merupakan campuran 35% biodiesel, untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang lebih mencemari.
Melalui langkah-langkah ini, Antam berharap dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, serta menciptakan operasi bisnis yang lebih berkelanjutan.
Antam emisi karbon lingkungan rehabilitasi