Pada hari ini, Bandara Soekarno-Hatta menjadi fokus perhatian dengan kehadiran Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, yang akan pulang setelah menjalani rangkaian kegiatan di Indonesia. Untuk menjamin keamanan selama kepulangan pemimpin spiritual tersebut, sebanyak 600 anggota TNI dan Polri dikerahkan.
Letkol Inf Ary Sutrisno, Dandim 0506 Tangerang, menjelaskan bahwa pengamanan dibagi menjadi beberapa ring. "Yang tergelar di sini adalah Subsatgas Bandara Soekarno-Hatta, terdiri dari TNI dan Polri dengan jumlah sekitar 600 orang," ungkapnya di Terminal VIP Bandara Soetta. Di Bandara, sistem pengamanan dibagi menjadi tiga ring. Ring 1 dilindungi oleh Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) sementara Ring 2 dan Ring 3 dijaga oleh TNI dan Polri.
Kekuatan keamanan yang disiapkan tersebut tersebar di 78 titik di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. Dengan pengharapan bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi Paus Fransiskus serta semua pengunjung bandara.
Pengadaan pengamanan ini merupakan upaya serius dalam menjaga keamanan selama momen bersejarah tersebut. Paus Fransiskus sendiri sangat dihormati oleh umat Katolik di seluruh dunia, sehingga kepulangan beliau juga diharapkan berjalan dengan aman dan lancar.
Paus Fransiskus keamanan TNI Polri Indonesia