Jumlah investor di Indonesia terus mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor di pasar modal naik sebanyak 11% sepanjang tahun ini. Pada akhir tahun 2023, terdapat 12,17 juta investor. Angka ini meningkat menjadi 13,45 juta investor pada tanggal 9 Agustus 2024.
Menariknya, generasi muda menjadi kelompok investor terbesar di Indonesia. Data yang dikeluarkan oleh KSEI menunjukkan bahwa 54,96% dari investor individu berusia di bawah 30 tahun. Meskipun, dari segi kepemilikan aset, mereka masih kalah dibandingkan dengan investor yang lebih tua. Namun, KSEI menilai banyaknya investor muda ini menjadi pertanda positif bagi minat masyarakat untuk berinvestasi.
Fenomena ini menandakan adanya pergeseran budaya dalam masyarakat Indonesia. Dulu, orang lebih suka menabung, tetapi sekarang semakin banyak yang tertarik untuk berinvestasi. Dalam istilah ekonomi, hal ini dikenal sebagai transisi dari "saving society" menuju "investment society". Tren ini biasanya terlihat di negara-negara maju, di mana anak muda mulai memahami keuntungan atau "return" yang bisa diperoleh dari investasi.
Tren peningkatan jumlah investor ini juga mendorong KSEI untuk melakukan pengembangan infrastruktur dan inovasi di pasar modal Indonesia. Ini sangat penting agar pasar modal bisa berkembang dengan baik dan mampu menarik lebih banyak investor.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang topik ini, Anda dapat menyaksikan program Market Review yang dipandu oleh Prasetyo Wibowo. Program ini akan ditayangkan secara langsung pada Jumat, 6 September 2024, dari pukul 10.00 hingga 10.30 WIB, di IDX Channel.
investor muda pasar modal KSEI