Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Bupati Badung Hadiri Upacara Mapag Toya di Pura Ulun Danu Beratan

Pada hari Selasa, 14 Januari 2025, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menunjukkan komitmennya untuk melestarikan adat, agama, dan budaya Bali dengan menghadiri Upacara Mapag Toya, Tawur, dan Pakelem. Upacara ini berlangsung di Pura Ulun Danu Beratan, yang terletak di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Upacara ini dilaksanakan bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kapitu dan Wuku Wayang. Kegiatan ini diorganisir oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung sebagai leading sektor. Tujuan dari upacara ini adalah untuk memohon keseimbangan alam semesta dan keberkahan bagi masyarakat Bali.

Dalam upacara tersebut, berbagai rangkaian kegiatan dilakukan sebagai bagian dari tradisi Hindu Bali. Masyarakat setempat turut serta dalam prosesi ini dengan penuh khidmat, mengharapkan bimbingan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Upacara Mapag Toya ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara warga.

Bupati Giri Prasta mengungkapkan, "Upacara ini adalah wujud nyata dari tanggung jawab kita untuk menjaga dan melestarikan budaya Bali. Dengan mengikuti tradisi ini, kita berharap dapat membawa berkah bagi masyarakat dan alam sekitar." Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya peran budaya dalam kehidupan masyarakat Bali.

Upacara Mapag Toya menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya yang sangat dihargai oleh masyarakat Bali, mengingat tradisi ini telah ada sejak lama dan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya mereka.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, diharapkan tradisi ini akan terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda agar mereka juga memahami dan menghargai warisan budaya yang ada.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diingatkan akan pentingnya harmoni antara manusia dan alam, serta pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang terkandung dalam setiap upacara adat.

library_books Pemkabbadung