Taifun Yagi telah mencapai daratan Vietnam, menyebabkan setidaknya sembilan orang kehilangan nyawa dan lebih dari 78 orang terluka. Angka ini diungkapkan oleh pihak berwenang setempat. Taifun ini datang dengan kecepatan angin yang sangat tinggi, mencapai 149 kilometer per jam, dan menghantam provinsi pantai Quang Ninh serta Haiphong di bagian utara negara tersebut.
Di kawasan wisata populer, Teluk Ha Long, sekitar 23 kapal mengalami kerusakan parah atau bahkan hancur dalam peristiwa tersebut. Teluk Ha Long merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO yang terkenal dengan keindahan alamnya. Menyikapi situasi ini, Kedutaan Jerman memberikan peringatan mengenai "gelombang badai berbahaya," dan meminta wisatawan di Vietnam untuk sangat berhati-hati.
Sebelumnya, Taifun Yagi juga telah menyebabkan kematian minimal 24 orang di negara tetangga, yaitu Cina dan Filipina. Yagi dikategorikan sebagai super-taifun, salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun belakangan ini di kawasan tersebut.
Wilayah ini biasa dilanda beberapa badai tropis dan taifun setiap tahunnya. Badai ini sering kali disertai angin kencang, hujan deras, dan banjir. Sebuah studi yang diterbitkan bulan Juli lalu menunjukkan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan taifun terbentuk lebih dekat dengan pantai, bertambah cepat dalam kekuatan, dan menghabiskan waktu lebih lama di atas daratan.
taifun Vietnam Yagi bencana alam cuaca