Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kolaborasi Indonesia dan Turki untuk Penguatan Industri Pertahanan

Jakarta (26/08) – PT PAL Indonesia telah melakukan kolaborasi penting dengan Turki untuk meningkatkan kapasitas dan teknologi dalam industri pertahanan. Pertemuan ini melibatkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, jajaran Kementerian Pertahanan, serta pimpinan dari Holding DefendID dan industri pertahanan nasional lainnya.

Dalam acara yang diadakan tersebut, hadir Presiden Sekretariat Industri Pertahanan (SSB) Republik Türkiye, Prof. Dr. Haluk Görgün, serta berbagai pemimpin perusahaan industri pertahanan dari Turki. Pertemuan ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk memperkuat kerjasama dalam bidang pertahanan.

CEO PT PAL Indonesia, Dr. Kaharuddin Djenod, juga melakukan seremonial penandatanganan kontrak kerja sama yang bertujuan untuk memperkuat Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Indonesia. Alutsista adalah perlengkapan dan peralatan yang digunakan oleh angkatan bersenjata untuk menjaga kedaulatan negara.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam kesempatan tersebut menyatakan, "Hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki telah terjalin sejak zaman Ottoman hingga sekarang. Kerja sama ini perlu terus ditingkatkan untuk memperkuat pertahanan bersama." Pernyataan ini menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang dihadapi oleh kedua negara.

Dengan kolaborasi ini, diharapkan Indonesia dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan industri pertahanannya serta memperkuat hubungan dengan Turki dalam upaya menjaga keamanan regional.

library_books