Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Vonis Donald Trump Ditunda Hingga Setelah Pemilihan Presiden AS

Vonis terhadap Donald Trump, mantan Presiden Amerika Serikat, dalam kasus pembayaran untuk menutupi skandal telah ditunda. Penundaan ini dilakukan hingga setelah pemilihan presiden yang akan datang di Amerika Serikat.

Pada bulan Mei, juri di New York menjatuhi Trump dengan 34 tuduhan kriminal terkait pemalsuan catatan bisnis. Ini merupakan pertama kalinya seorang presiden yang sedang menjabat atau mantan presiden dijatuhi vonis kriminal. Tuduhan ini berkaitan dengan pembayaran yang diduga dilakukan Trump untuk menjaga agar Stormy Daniels, seorang mantan bintang film dewasa, tidak berbicara di akhir kampanye pemilihan presiden tahun 2016.

Trump membela dirinya dengan menyatakan bahwa dia tidak melakukan kesalahan apapun dan menggambarkan pengadilan tersebut sebagai "aib". Keduanya adalah istilah hukum di mana "aib" merujuk pada sesuatu yang sangat memalukan atau tidak pantas.

Hakim Juan Merchan menunda vonis dari tanggal semula dan menetapkannya menjadi 26 November 2023. Dia menyatakan, "waktu yang unik di mana kasus ini berada" menjadi salah satu alasan untuk penundaan ini.

Keputusan untuk menunda vonis ini menambah ketegangan menjelang pemilihan presiden yang akan datang, di mana Trump kembali mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua. Situasi ini bisa memengaruhi pandangan publik dan hasil pemilu.

library_books Bbcnews