Seorang musisi di Amerika Serikat, Michael Smith, telah dituduh melakukan penipuan dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan ribuan bot untuk mengalirkan lagu-lagunya secara ilegal. Ia diduga berusaha meraih keuntungan miliaran dari royalti streaming yang tidak seharusnya diterimanya.
Smith menghadapi tiga dakwaan serius, yaitu penipuan kabel, konspirasi penipuan kabel, dan konspirasi pencucian uang. Kasus ini diklaim menjadi yang pertama kali ditangani oleh pihak kejaksaan sebagai kasus kriminal yang melibatkan penggunaan AI dalam industri musik.
Menurut jaksa AS, Damian Williams, "Smith mencuri jutaan dolar dalam royalti yang seharusnya dibayarkan kepada musisi, penulis lagu, dan pemegang hak lainnya yang lagunya benar-benar diputar secara legal." Hal ini menunjukkan betapa seriusnya dampak dari tindakan penipuan tersebut terhadap para seniman yang bekerja keras untuk menciptakan musik.
Pihak berwenang kini sedang menyelidiki lebih lanjut untuk menentukan seberapa banyak keuntungan yang berhasil diraih oleh Smith melalui skema penipuan ini. Kasus ini menjadi perhatian luas karena menggarisbawahi potensi penyalahgunaan teknologi dalam industri musik.
Michael Smith royalti penipuan streaming AI