Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kota Cancún: Keberhasilan Wisata, Kegagalan Urbanisasi

Cancún, yang berusia 54 tahun, merupakan kota termuda di Meksiko. Kota ini dirancang dari nol pada tahun 1970-an sebagai tujuan liburan baru. Dalam hal pariwisata, Cancún berhasil dengan gemilang. Ribuan wisatawan dari seluruh dunia mengunjungi kota ini setiap tahun untuk menikmati pantai dan fasilitasnya.

Namun, dalam hal perencanaan kota, Cancún mengalami kegagalan yang signifikan. Awalnya, kota ini dirancang untuk menampung 200.000 penduduk. Akan tetapi, saat ini, jumlah penduduk di area urban Cancún telah melebihi 1 juta orang. Perkembangan yang cepat ini mengubah banyaknya area hutan menjadi ratusan hotel dan bangunan lainnya. Seiring berjalannya waktu, pembangunan real estat yang begitu cepat telah merusak banyak vegetasi di sekitarnya.

Pertumbuhan yang pesat ini juga membawa dampak negatif bagi lingkungan dan sosial masyarakat. Penelitian terbaru oleh Christine McCoy, seorang akademisi dari University of the Caribbean, menunjukkan bahwa banyak penduduk Cancún hidup tanpa area hijau atau ruang publik yang cukup untuk rekreasi, bersantai, atau bersosialisasi. Hal ini terutama dialami oleh mereka yang tinggal di daerah yang paling rentan, di mana kebutuhan dasar akan ruang terbuka seringkali diabaikan.

Dengan kondisi seperti ini, Cancún harus memikirkan solusi agar dapat meningkatkan kualitas hidup seluruh warganya, tidak hanya bagi segelintir orang yang lebih kaya.

library_books Wired