Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kultur Kopi Spesialitas Berkembang di Zürich

Saat kultur kopi bergaya Australia mulai menyebar ke London lebih dari 15 tahun lalu, Zürich tetap setia pada preferensi tradisionalnya. Kota ini dikenal dengan metode penyajian kopi yang mengutamakan robusta yang kuat, menghasilkan espresso pahit dengan menu terbatas bernuansa “Swiss”, seperti Schale (latte) dan Kafi Crème (espresso dengan ekstraksi lama).

Namun, menurut artikel yang ditulis oleh Sam Jones dari Financial Times, situasi ini telah berubah. “Dalam lima tahun terakhir, kultur kopi spesialitas di Zürich telah berkembang pesat. Meskipun masih kecil, beberapa kedai kopi di kota ini kini terkenal di seluruh dunia, setidaknya di kalangan para ahli barista,” tulis Jones.

Di Zürich, suasana kedai kopi kini semakin hidup, membuka kemungkinan bagi berbagai jenis kopi yang lebih inovatif dan beragam. Keberadaan barista berbakat seperti Dominika Kowalska, juara nasional barista Polandia tahun ini, menambah warna pada pertumbuhan kultur kegemaran masyarakat terhadap kopi.

Dengan semakin banyaknya kedai kopi yang mengusung ciri khas dan inovasi, Zürich bertransformasi menjadi salah satu destinasi kopi kelas dunia, menjadikannya tempat yang menarik untuk dijelajahi bagi pecinta kopi.

Inovasi dan perubahan dalam budaya kopi di Zürich menunjukkan bahwa meskipun tradisi memiliki tempatnya, perkembangan baru juga penting dalam menciptakan pengalaman yang lebih kaya dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan lebih banyak pilihan, dapat dipastikan bahwa semakin banyak orang yang akan menemukan keindahan dalam secangkir kopi favorit mereka.

library_books Ftglobetrotter