Pada tanggal 5 September 2024, San Marino, sebuah negara kecil di Eropa, mencatat sejarah baru dalam dunia sepak bola. Setelah 20 tahun menunggu, tim yang dikenal sebagai tim sepak bola terburuk di dunia ini akhirnya memenangkan pertandingan kompetitif.
San Marino, yang merupakan republik mikro di Apennine, sudah lama menjadi bahan lelucon di kalangan penggemar sepak bola. Tim ini telah terjebak di peringkat bawah daftar FIFA dan jarang sekali mencetak gol, apalagi memenangkan pertandingan. Sejak dibentuk pada tahun 1986, San Marino hanya berhasil meraih satu kemenangan, yaitu saat melawan Liechtenstein dalam sebuah pertandingan persahabatan pada tahun 2004.
Dalam pertandingan UEFA Nations League yang berlangsung pada 5 September 2024, San Marino berhadapan kembali dengan Liechtenstein. Di menit ke-53, terjadi kesalahan di lini bertahan Liechtenstein, yang memberikan kesempatan kepada Nicko Sensoli untuk membawa bola melewati tengah lapangan dan mencetak gol. Itu adalah gol pertama San Marino dalam pertandingan kompetitif sepanjang sejarah mereka.
Suara peluit akhir pertandingan menandai momen bersejarah ini, dan berita kemenangan San Marino pun menyebar cepat ke seluruh dunia sepak bola. Dengan kemenangan ini, San Marino tidak hanya merasakan kebahagiaan, tetapi juga naik peringkat, tidak lagi dianggap sebagai tim terburuk di dunia setelah Eritrea tidak aktif bermain selama empat tahun dan jatuh ke posisi 'tidak terklasifikasi'.
Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang komentator terkenal, "Mungkin malam ini, orang-orang akan menari di jalanan San Marino." Kemenangan ini menjadi simbol harapan bagi tim dan penduduknya, serta pelajaran bahwa dalam olahraga, setiap usaha tidak pernah sia-sia.
San Marino kemenangan sepak bola UEFA Nations League