Menurut survei terbaru, sekitar tiga dari empat warga Jerman, atau 77 persen, berpendapat bahwa diperlukan kebijakan asyl dan pengungsi yang baru untuk mengurangi jumlah orang yang datang ke negara mereka. Hanya 18 persen responden yang menganggap perubahan tersebut tidak diperlukan.
Isu terkait imigrasi dan pengungsi semakin menjadi perhatian utama masyarakat Jerman. Saat ini, hampir setengah dari warga, yaitu 48 persen, menganggap masalah ini sebagai salah satu dari dua masalah politik terpenting yang harus segera ditangani oleh pemerintah. Angka ini meningkat 22 persen dibandingkan survei sebelumnya yang dilakukan pada bulan April.
Pasca terjadinya dugaan serangan teror yang berkaitan dengan Islam di Solingen pada akhir Agustus, berbagai langkah politik sedang diperdalam. Bulan ini, empat dari lima pemilih, yakni 82 persen, menyetujui peningkatan upaya pencegahan dan edukasi tentang radikalisasi di lingkungan sekolah dan pusat pengungsi. Selain itu, 73 persen masyarakat mendukung penerapan pemeriksaan yang lebih ketat di perbatasan Jerman.
Tak kalah penting, 72 persen warga juga sepakat untuk memberikan lebih banyak otoritas kepada badan keamanan di Jerman, termasuk izin untuk mengakses komunikasi elektronik seperti pesan chat. Ini menunjukkan bahwa masyarakat merasa perlu adanya tindakan lebih tegas untuk meningkatkan keamanan negara.
Seluruh responden menunjukkan perhatian besar terhadap masalah ini, mengindikasikan dukungan yang kuat untuk langkah-langkah yang lebih ketat demi menjaga keamanan nasional.
Jerman kebijakan pengungsi migrasi keamanan