Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Dukungan Jangka Panjang bagi Ukraina Terjamin hingga 2026

Bundesverteidigungsminister Jerman, Boris Pistorius, menegaskan dukungan militer untuk Ukraina akan berlanjut hingga tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan pada pertemuan ke-24 dari kelompok kontak Ukraina di pangkalan militer AS di Ramstein, Rheinland-Pfalz. Pistorius, yang merupakan anggota partai SPD, menyatakan, "Kami akan terus memberikan dukungan ini," menunjukkan komitmen Jerman dalam membantu Ukraina menghadapi konflik dengan Rusia.

Untuk meningkatkan kemampuan penyerangan pasukan Ukraina, Jerman berencana untuk mengirimkan lebih banyak Panzerhaubitze 2000, jenis artileri canggih yang digunakan dalam pertempuran. Menurut Pistorius, enam unit artileri ini akan dikirimkan kepada Ukraina pada tahun ini, dan enam unit tambahan akan menyusul pada tahun depan. Total biaya untuk pengiriman ini diperkirakan mencapai 150 juta Euro, atau sekitar 2,4 triliun rupiah, yang merupakan jumlah besar dalam dukungan militer.

Sebelumnya, Ukraina telah menerima 14 Panzerhaubitze dari Jerman, yang merupakan bagian dari upaya internasional untuk memperkuat pertahanan mereka.

Selain dukungan militer, Ukraina juga akan menerima bantuan kemanusiaan tambahan. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengumumkan paket bantuan senilai 40 juta Euro, yang setara dengan sekitar 640 miliar rupiah. Bantuan ini ditujukan untuk perbaikan infrastruktur, penyediaan listrik, pemanas, dan tempat tinggal bagi para pengungsi di Ukraina. Van der Leyen menjelaskan bahwa bantuan ini menjadi penting terutama menjelang musim dingin, ketika suhu diperkirakan akan turun drastis.

Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden menyetujui bantuan tambahan bagi Ukraina senilai 250 juta Dolar AS, sekitar 3,9 triliun rupiah. Informasi mengenai bantuan ini disampaikan oleh Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, dalam pertemuan yang sama. Austin mencatat bahwa meskipun ada kemajuan dari pihak Ukraina di daerah Kursk, Presiden Vladimir Putin tetap berfokus pada operasi militer di Ukraina timur.

Semua langkah ini menunjukkan dukungan yang berkelanjutan dari komunitas internasional untuk Ukraina, terutama di tengah tantangan musim dingin yang mendatang dan serangan yang terus-menerus terhadap infrastruktur energi oleh Rusia.

library_books Tagesschau