Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pernyataan Menhan Jerman di Israel: Serukan Gencatan Senjata

Menhan Jerman, Annalena Baerbock, saat ini sedang berada di Israel dan telah melakukan pertemuan dengan rekan sejatinya, Israel Katz. Pertemuan ini dilakukan di tengah ketegangan yang terus meningkat di wilayah Gaza.

Setelah pertemuan tersebut, Baerbock memberikan pernyataan kepada wartawan dan menegaskan pentingnya dalam menciptakan "gencatan senjata sekarang." Dia juga menyatakan keberatannya terhadap pernyataan dari pejabat-pejabat Israel yang cenderung agresif terkait Tepi Barat. Hal ini terjadi pasca serangan militer yang diluncurkan oleh tentara Israel pada 28 Agustus di beberapa kota, yang mengakibatkan setidaknya 36 orang tewas.

Dalam ungkapan yang disampaikan melalui media sosial, Itamar Ben Gvir, Menteri Keamanan Nasional dari pihak kanan jauh Israel, mengatakan bahwa ia telah meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk menjadikan penghapusan Hamas dan organisasi teroris lainnya di Tepi Barat sebagai salah satu tujuan dari perang di Gaza. Baerbock merespons situasi ini dengan mengatakan, "Ketika anggota pemerintah Israel sendiri menyerukan pendekatan yang sama di Tepi Barat seperti di Gaza, itu justru membahayakan keamanan Israel."

Lebih lanjut, Baerbock menekankan bahwa pendekatan militer saja tidak akan menyelesaikan konflik yang sedang terjadi antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza. “Akhir pekan yang lalu telah menunjukkan dengan dramatis bahwa pendekatan militer yang murni bukanlah solusi untuk situasi di Gaza,” ungkapnya setelah pertemuan dengan Katz di kota Tel Aviv yang berada di tepi laut.

Baerbock merujuk pada penemuan enam mayat sandera yang diumumkan pada hari Minggu lalu, yang telah menyebabkan meningkatnya tekanan domestik kepada Netanyahu untuk segera mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas, termasuk dalam hal pertukaran sandera.

Walaupun banyak yang menuntut pendekatan damai, Netanyahu tetap bersikukuh bahwa solusi militer adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan perang di Gaza. Hal ini membuat banyak pihak menuduhnya merusak peluang untuk melakukan kesepakatan gencatan senjata.

library_books Middleeasteye