BATU - Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) E-Sport Indonesia (ESI) Kota Batu digelar di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu,pada Minggu (10/9/2025) malam.
Musorkot mengusung tema ESI Kota Batu SAE Satu Hati, Satu Tujuan, Satu Keluarga ini, diyakini bakal menjadi titik balik penting bagi perkembangan E-Sport di Kota Batu.
Dengan terpilihnya ketua anyar yang siap membawa prestasi, membina generasi muda, dan memperkuat ekosistem olahraga digital ini.
Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, menyatakan bahwa pembinaan E-Sport membutuhkan organisasi yang matang, bukan kerja instan.
“Organisasi sehat akan melahirkan atlet terbaik. Dibutuhkan kematangan, program, konsep, dan sarana prasarana yang memadai. Jangan hanya mengandalkan APBD Kota Batu, tapi E-Sport harus mandiri,” ujar Sentot.
Ini ujar dia, bahwa KONI siap memberikan dukungan, termasuk menyediakan tempat latihan di Sekolah Taman Siswa yang diharapkan dapat dikelola lebih baik. Sentot menilai, E-Sport merupakan cabang olahraga yang dekat dengan generasi muda.
“Anak-anak dan pemuda memang suka game.Tapi kita harus sosialisasikan bahwa E-Sport bukan hanya bermain, melainkan juga mencari hal positif, membangun prestasi, dan mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Sementara Sekretaris Umum ESI Jawa Timur, Yusuf Karim Ungsi, hadir dalam acara tersebut, menyampaikan pesan dari Ketua ESI Jatim, Brigjen TNI Murbianto Adi Wibowo. Menurutnya, E-Sport adalah momentum emas untuk membangun pembinaan, memperkuat kualitas SDM, dan bersinergi dengan berbagai pihak.
“E-Sport bukan sekadar game, tapi mentalitas prestasi yang juga mampu menggerakkan perekonomian. PR kita adalah membina generasi milenial ke bawah yang cenderung ingin serba instan, kurang akrab dengan acara seremonial, dan berbeda pola pikir. Karena itu, pengurus harus pintar membangun silaturahmi dan konsolidasi,” paparnya.
Dengan begitu Ia mendorong pengurus baru untuk segera melakukan konsolidasi internal, melaksanakan kompetisi berjenjang, dan memastikan lahirnya atlet andalan dari Kota Batu.
“Kalau pengurus solid, ESI akan jadi wadah pembinaan generasi muda yang kuat,” lanjutnya.
Ketua ESI Kota Batu terpilih 2024-2028 Azariel memaparkan sejumlah program strategis untuk lima tahun ke depan.Secara internal, fokus diarahkan pada penguatan soliditas dan komunikasi antar-pengurus melalui koordinasi aktif.
"Seperti melibatkan pengurus yang memiliki keterkaitan dengan sektor pariwisata seperti hotel, kantor, theme park, dan pusat perbelanjaan untuk memperluas jejaring, serta menambah jumlah pelatih E-Sport yang dapat didistribusikan sebagai guru ekstrakurikuler di sekolah," katanya.
Selain itu,kata dia,secara eksternal, ESI Kota Batu akan meningkatkan performa atlet yang sudah ada, menggelar program pencarian bibit atlet dari sekolah-sekolah, melaksanakan safari edukasi ke SD hingga SMA untuk mengenalkan E-Sport.
"Agar E-Sport bisa sebagai ekstrakurikuler atau cabang olahraga resmi, membentuk klub E-Sport di setiap sekolah, dan mengadakan kompetisi rutin untuk mewadahi bakat, mengembangkan potensi, dan memperkuat ekosistem E-Sport di Kota Batu," ungkapnya.
Ini ungkap dia,visi besar ESI Kota Batu adalah menjadikan olahraga digital ini sebagai pusat prestasi, pembinaan, dan inovasi yang berakar di dunia pendidikan dan diakui di tingkat nasional hingga internasional. Misinya mencakup penguatan soliditas pengurus, pembinaan prestasi, regenerasi atlet, integrasi E-Sport di dunia pendidikan, penguatan klub, hingga penyelenggaraan kompetisi berkelanjutan.
"Dengan dukungan KONI, ESI Jatim, dan berbagai pihak, kami pengurus baru optimistis E-Sport Kota Batu akan melangkah lebih jauh, bukan hanya menjadi hiburan, tapi juga mesin prestasi dan kebanggaan daerah," pungkasnya.(Gus)*