Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pesawat Helikopter Rusia Jatuh Ditembak Drone Kecil Ukraina

Pada bulan Juli, masyarakat media sosial melihat foto-foto helikopter Mi-8 Rusia yang jatuh dan terbakar. Ini bukan kejadian yang aneh, karena sejak invasi Rusia ke Ukraina, banyak helikopter mereka telah ditembak jatuh oleh pasukan Ukraina. Namun, apa yang mengejutkan banyak pihak adalah klaim dari media Ukraina bahwa pesawat tersebut dijatuhkan oleh sebuah drone kecil.

Drone yang digunakan Ukraina dalam serangan ini adalah drone di luar tampilan yang biasa. Mereka menggunakan jenis drone yang dikenal sebagai pertama-tama pandang (FPV), yang awalnya berasal dari drone balap komersial. Drone FPV ini memiliki penampilan mirip dengan yang digunakan oleh para penggemar hobi. Sebagian besar dari drone ini memiliki berat kurang dari 1 kilogram dan memerlukan biaya sekitar Rp 7.500.000 untuk diproduksi.

Sebelum bulan Juli, drone-drone ini sudah terbukti sangat efektif dalam menyerang kendaraan darat dan prajurit di medan perang. Namun, yang menarik, belum ada sebelumnya yang berhasil menjatuhkan sebuah helikopter. Ini menunjukkan bahwa dengan teknologi yang tepat, drone kecil dapat menjadi ancaman baru bagi pesawat mahal Rusia.

Keberhasilan ini dapat memengaruhi cara kedua belah pihak menggunakan teknologi drone dalam konflik berkelanjutan ini. Para ahli mencatat, "Penggunaan drone untuk menargetkan pesawat militer dapat mengubah strategi peperangan di masa depan." Inovasi dalam teknologi seperti ini dapat membawa perubahan besar dalam cara pertempuran dilakukan.

library_books Theeconomist