Kota Batu – Pemerintah Kota Batu berkomitmen untuk meningkatkan pendidikan gizi bagi anak-anak. Pada hari Jumat, 23 Mei 2025, Wali Kota Batu, Nurochman, hadir dalam acara yang diadakan di SD Negeri Sumbergondo 02, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Four-G yang mengajak anak-anak untuk gemar minum jamu, makan sayur, makan ikan, dan makan buah. Dalam acara tersebut, Wali Kota Nurochman memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif sekolah ini, yang sejalan dengan program nasional untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak.
"Saya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Four-G yang inovatif ini. Pemerintah berkewajiban untuk mendukung instansi pendidikan dalam menjalankan program-program serupa," ucap Nurochman.
Pemkot Batu tidak hanya melihat gizi sebagai masalah kesehatan, tetapi juga sebagai bagian penting dari pembangunan jangka panjang. Gerakan Four-G dianggap sebagai langkah awal untuk membangun kebiasaan makan sehat pada anak-anak.
Untuk melengkapi program ini, Pemkot Batu meluncurkan konsep baru yang disebut Five-G, dengan tambahan Gerakan Gemisu, yaitu gemar minum susu. Nurochman menegaskan pentingnya sosialisasi program ini kepada semua sekolah di Kota Batu.
"Gemisu akan menyempurnakan pola gizi anak-anak kita, sesuai dengan prinsip 'Empat Sehat Lima Sempurna'," kata Nurochman.
Acara tersebut tidak hanya diisi dengan sambutan, tetapi juga dengan aksi nyata. Wali Kota membagikan susu dan snack gratis kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk siswa dari PAUD SPS Manalagi 02 dan TK Harapan Pertiwi 02.
Wali Kota juga berinteraksi dengan para siswa, menanyakan tentang gizi dan kebiasaan sehat. Siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah menarik seperti jersey Timnas Indonesia dan alat tulis.
Kegiatan ini dihadiri oleh 146 anak dari berbagai tingkat pendidikan di Desa Sumbergondo, termasuk 101 siswa dari SDN Sumbergondo 02. Acara mendapat dukungan dari perangkat desa, komite sekolah, dan paguyuban wali murid.
Kolaborasi antar sektor ini menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan gizi memerlukan keterlibatan semua pihak, bukan hanya sekolah. Dengan sinergi ini, program Four-G dan Five-G diharapkan menjadi budaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Kehadiran Wali Kota Nurochman dalam acara ini menunjukkan bahwa pendidikan dan kesehatan adalah dua hal yang tidak terpisahkan dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Batu. Konsep Five-G yang ia gagas menunjukkan bahwa Kota Batu ingin maju lebih jauh dalam menciptakan pola hidup sehat untuk anak-anak.
"Anak-anak adalah masa depan Kota Batu. Menyiapkan mereka secara fisik, mental, dan moral adalah tanggung jawab kita bersama," tutup Nurochman.
Langkah ini menegaskan bahwa pembangunan kota dimulai dari perhatian terhadap kesehatan dan gizi anak-anak.
Pemkot Batu Five-G pendidikan gizi Wali Kota Nurochman