Setiap tahun, saat liburan tiba, banyak orang melakukan kegiatan memberi. Namun, bagi kalangan kaya, ini adalah saat yang istimewa untuk memberikan donasi yang terstruktur kepada keluarga dan lembaga amal.
Berbeda dengan cek $50 dari nenek, sumbangan yang diberikan oleh orang-orang kaya ini sering kali mencapai batas tahunan sebesar $18.000 atau bahkan lebih. Dalam beberapa kasus, mereka memindahkan ratusan ribu dolar dari kekayaan mereka ke tangan anggota keluarga yang lebih muda dan organisasi nonprofit, baik sekaligus maupun secara bertahap.
Memberikan sumbangan besar ini bisa menjadi strategi pajak, tetapi sering kali dilakukan semata-mata untuk kebahagiaan memberikan. Menariknya, sebuah survei terbaru dari Schwab menunjukkan bahwa 97% generasi milenial berencana memberikan uang saat mereka masih hidup, begitu juga dengan 98% generasi X.
Namun, memberikan uang dalam jumlah besar tidaklah mudah. Ada aturan pajak yang mempengaruhi baik pemberi maupun penerima, sehingga strategi harus direncanakan dengan hati-hati. Di sinilah peran penasihat keuangan menjadi penting, membantu dalam merencanakan sumbangan agar berjalan lancar tanpa masalah pajak.
Liburan adalah waktu yang tepat untuk berbagi, dan bagi keluarga kaya, ini adalah kesempatan untuk menyebarkan kebaikan dan membantu mereka yang membutuhkan. Dengan semakin banyaknya orang kaya yang ingin memberikan sumbangan, kita bisa berharap akan semakin banyak kebaikan yang terjadi di masyarakat.
donasi liburan keluarga kaya sumbangan amal