Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kelompok Neo-Nazi Berunjuk Rasa di Columbus, Ohio

Pada tanggal 16 November 2024, sekelompok kecil individu yang dikenal sebagai neo-Nazi mengadakan unjuk rasa di kawasan Short North, Columbus, Ohio. Sekitar selusin orang yang mengenakan pakaian serba hitam dan topeng tengkorak merah terlihat berbaris. Mereka membawa bendera yang bertuliskan swastika dan melontarkan kata-kata kebencian serta nyanyian antisemitisme, termasuk seruan untuk "kekuatan putih".

Reaksi Publik dan Resmi:
Gubernur Mike DeWine mengecam unjuk rasa tersebut, menyatakan, "Kami tidak akan mentolerir kebencian di Ohio," dan menegaskan bahwa tidak ada tempat untuk kebencian, diskriminasi, antisemitisme, atau kekerasan di negara bagian tersebut. Walikota Columbus, Andrew Ginther, juga berbicara menentang kebencian, menegaskan sikap kota terhadap kebencian dan diskriminasi, serta berjanji untuk memantau situasi bersama Kepolisian Columbus untuk memastikan keamanan.

Jaksa Kota Zach Klein mengunggah pernyataan di X (sebelumnya Twitter) yang mendesak para pengunjuk rasa untuk pergi, mengatakan, "Kebencian kalian tidak diterima di kota kami," dan menekankan bahwa ideologi semacam itu tidak akan ditoleransi atau dinormalisasi. Presiden Dewan Kota Shannon Hardin juga menyatakan kekecewaannya atas munculnya kelompok semacam itu, yang mungkin disebabkan oleh iklim politik saat ini, dan menegaskan bahwa Columbus berdiri menentang upaya mereka untuk menyebarkan ketakutan dan kebencian.

Tanggapan Polisi:
Kepolisian Columbus merespons lokasi setelah menerima laporan tentang kata-kata kebencian dan potensi serangan, termasuk insiden di mana seorang pejalan kaki dilaporkan disemprot dengan semprotan merica. Namun, tidak ada penangkapan yang dilakukan, dan tidak ada laporan cedera. Polisi menahan beberapa individu untuk penyelidikan tetapi kemudian membebaskan mereka, menunjukkan bahwa tidak ada serangan yang dikonfirmasi.

Tanggapan Komunitas:
Warga lokal dan pemimpin komunitas mengecam tindakan tersebut, dengan beberapa saksi mata yang merekam dan membagikan kejadian di media sosial, mengungkapkan keterkejutannya dan menyerukan perdamaian serta saling menghormati di antara anggota komunitas. Insiden ini telah menarik perhatian besar terhadap isu pidato kebencian dan aktivitas ekstremis di ruang publik, mendorong front bersatu dari pemerintah lokal dan pemimpin komunitas menentang kebencian.

library_books Konstituen