Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Serangan Udara Besar di Kyiv, Ukraina

Ukraina mengeluarkan peringatan serangan udara yang mencakup seluruh negara pada hari Rabu, setelah kepala staf presiden memperingatkan tentang kemungkinan serangan rudal di ibu kota, Kyiv. Andriy Yermak, kepala staf presiden Ukraina, menyatakan melalui postingan di Telegram, "Putin sedang meluncurkan serangan rudal ke Kyiv saat ini."

Serangan ini merupakan bagian dari serangan besar yang diluncurkan Rusia, yang melibatkan kombinasi rudal jelajah, rudal balistik, dan drone, termasuk drone buatan Iran, Shahed. Ini adalah salah satu serangan udara terbesar sejak konflik dimulai, dengan lebih dari seratus rudal dan sekitar seratus drone digunakan dalam serangan tersebut.

Dilaporkan bahwa setidaknya lima orang tewas dan beberapa lainnya terluka akibat serangan ini. Target serangan ini adalah infrastruktur penting, terutama fasilitas energi di berbagai wilayah Ukraina, yang menyebabkan pemadaman listrik dan gangguan pasokan air, terutama di Kyiv.

Infrastruktur energi menjadi sasaran utama, dengan kerusakan dilaporkan di setidaknya 15 wilayah. Kerusakan ini termasuk stasiun gardu listrik, stasiun kompresor gas, dan situs penyimpanan senjata pesawat. Tujuan dari serangan ini adalah untuk merusak jaringan energi Ukraina menjelang musim dingin.

Sistem pertahanan udara Ukraina aktif selama serangan, berhasil menjatuhkan banyak rudal dan drone. Namun, tidak semua ancaman berhasil dinetralkan, menyebabkan kerusakan yang signifikan di wilayah target. Presiden AS mengutuk serangan ini dan menekankan dukungan berkelanjutan untuk Ukraina. Pejabat Ukraina juga meminta sekutu Barat untuk mengizinkan serangan lebih dalam ke wilayah Rusia dengan senjata yang disuplai untuk melawan agresi ini.

Serangan ini terjadi di tengah konflik yang sedang berlangsung, dengan Ukraina juga meningkatkan serangan drone ke wilayah Rusia. Waktu serangan Rusia mungkin terkait dengan tindakan militer Ukraina yang baru-baru ini, seperti insersi ke wilayah Kursk, meskipun ini masih spekulatif.

Serangan ini telah menimbulkan rasa urgensi dan ketakutan di kalangan penduduk Kyiv, banyak di antara mereka mencari perlindungan di stasiun metro selama serangan berlangsung. Media sosial dan laporan menunjukkan reaksi publik yang kuat, dengan fokus pada ketahanan warga Kyiv di tengah ancaman yang terus berlanjut.

Peristiwa ini menunjukkan peningkatan ketegangan dalam konflik, dengan kedua belah pihak terlibat dalam perang udara yang signifikan, menargetkan infrastruktur untuk mengganggu operasi militer dan sipil masing-masing.

library_books Konstituen