Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Serangan Houthi terhadap Kapal Perang AS di Laut Merah

Serangan Houthi terhadap Kapal Perang AS di Laut Merah

Pada tanggal 12 November 2024, terjadi serangan oleh kelompok Houthi yang didukung oleh Iran terhadap kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat di Laut Merah. Serangan ini melibatkan penggunaan delapan drone bunuh diri, lima misil balistik anti-kapal, dan tiga misil jelajah anti-kapal yang ditujukan kepada USS Stockdale dan USS Spruance saat mereka melintasi Selat Bab al-Mandeb.

Pihak Pentagon telah mengonfirmasi serangan tersebut, namun tidak ada kerusakan atau cedera yang dilaporkan pada personel atau kapal AS. Angkatan Laut AS berhasil menggagalkan serangan ini dan sebagai respons, mereka melakukan serangan udara untuk menghancurkan ancaman yang ada.

Selain itu, kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln yang juga berada di wilayah tersebut turut terlibat dalam tindakan pertahanan oleh angkatan bersenjata AS. Selama beberapa waktu terakhir, Angkatan Laut AS telah secara konsisten mencegat ancaman yang datang, dengan laporan menyatakan bahwa semua misil dan drone yang masuk berhasil dihancurkan atau gagal mencapai targetnya.

Serangan-serangan ini merupakan bagian dari pola yang lebih luas di mana Houthi menargetkan lalu lintas maritim di Laut Merah. Mereka mengklaim serangan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan Palestina di tengah konflik Israel-Hamas. Namun, banyak kapal yang diserang tidak memiliki hubungan langsung dengan Israel.

Situasi ini menunjukkan ketegangan yang terus berlanjut di kawasan tersebut, di mana angkatan laut AS aktif mempertahankan diri dari agresi Houthi yang bertujuan untuk mengganggu salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia.

library_books Konstituen