Nissan, produsen mobil besar asal Jepang, mengumumkan rencana untuk memotong sekitar 9.000 pekerjaan secara global. Keputusan ini disampaikan pada 7 November 2024, setelah perusahaan mengalami kinerja keuangan yang mengecewakan, terutama dengan penjualan dan laba yang menurun di pasar-pasar penting seperti China dan Amerika Serikat.
Alasan Pemotongan Pekerjaan: Pemotongan pekerjaan ini disebabkan oleh penjualan yang lebih lemah dari yang diharapkan di China dan AS. Nissan mengalami kesulitan bersaing dengan produsen lokal dan beradaptasi dengan perubahan preferensi pasar yang cenderung ke kendaraan hibrida dan listrik. Selain itu, perusahaan juga mencatat lingkungan ekonomi yang menantang yang mempengaruhi margin laba dan volume penjualannya.
Tanggapan CEO: CEO Nissan, Makoto Uchida, mengumumkan pengurangan 50% gajinya setiap bulan sebagai bagian dari upaya restrukturisasi perusahaan. Ini dilakukan untuk menunjukkan komitmen kepemimpinan dalam mengubah arah bisnis.
Dampak Global: Meskipun lokasi pasti pemotongan pekerjaan belum disebutkan, tindakan ini menunjukkan pengurangan tenaga kerja secara global yang bertujuan untuk merampingkan operasi dan mengurangi biaya. Nissan berencana untuk menghemat sekitar 400 miliar yen (setara dengan 2,6 miliar dolar AS) melalui langkah-langkah ini.
Reaksi Pasar: Pengumuman ini menyebabkan harga saham Nissan turun 6% dalam perdagangan di Tokyo pada hari berikutnya.
Penyesuaian Strategis: Nissan juga berencana untuk mengurangi kapasitas produksi globalnya sebesar 20% agar lebih sesuai dengan permintaan saat ini. Ini termasuk kemungkinan menutup atau mengurangi produksi di beberapa lokasi pabrik.
Outlook Masa Depan: Meskipun melakukan pemotongan pekerjaan ini, Nissan berupaya untuk melakukan restrukturisasi agar lebih ramping dan tangguh. Perusahaan berencana untuk fokus pada kendaraan energi baru dan meningkatkan daya saing produk, terutama di pasar-pasar di mana mereka tertinggal, seperti hibrida di AS.
Tindakan ini mencerminkan strategi Nissan untuk beradaptasi dengan lanskap otomotif yang cepat berubah, dengan fokus pada efisiensi biaya dan kesesuaian produk dengan tren pasar sambil menghadapi tantangan ekonomi.
Nissan PHK pekerjaan penghematan pasar mobil listrik