Dr. Yara Hawari, seorang akademisi, penulis, dan pengamat politik Palestina, dikenal luas karena kontribusinya dalam memahami politik Timur Tengah, terutama yang berkaitan dengan isu-isu Palestina. Berikut adalah beberapa informasi penting tentangnya.
Latar Belakang Akademis: Dr. Hawari menyelesaikan gelar PhD dalam Politik Timur Tengah di Universitas Exeter. Penelitiannya berfokus pada studi pribumi dan sejarah lisan. Selain mengajar berbagai mata kuliah sarjana, ia juga tetap menjadi peneliti kehormatan di universitas tersebut.
Peran di Al-Shabaka: Saat ini, Dr. Hawari menjabat sebagai ko-direktur di Al-Shabaka, sebuah Jaringan Kebijakan Palestina. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Fellow Kebijakan Palestina Senior di organisasi tersebut, yang bertujuan memberikan analisis kebijakan independen dan pemikiran strategis untuk advokasi dan pembebasan Palestina.
Publikasi dan Komentar: Sebagai penulis produktif, Dr. Hawari telah berkontribusi pada berbagai media, termasuk The Guardian, Foreign Policy, dan Al Jazeera English. Tulisan-tulisannya sering membahas tentang hak-hak Palestina, dampak kebijakan Israel, serta konteks geopolitik yang lebih luas di kawasan tersebut.
Karya Sastra: Pada tahun 2021, ia menerbitkan novel pertamanya berjudul The Stone House, yang mengeksplorasi tema-tema ingatan, perlawanan, dan pengalaman Palestina di bawah pendudukan.
Keterlibatan Publik: Dr. Hawari juga aktif tampil di berbagai platform untuk membahas situasi Palestina. Ia sering muncul dalam wawancara dan podcast, termasuk Rethinking Palestine. Selain itu, ia terlibat dengan audiens internasional melalui webinar dan acara berbicara publik.
Advokasi: Dalam setiap karyanya, Dr. Hawari sering mengkritik narasi yang umum terkait Palestina. Ia menyoroti isu-isu seperti pembersihan etnis, penggusuran paksa, dan penolakan akses kesehatan bagi rakyat Palestina, yang menurutnya adalah fakta, bukan sekadar perspektif.
Melalui berbagai upaya tersebut, Dr. Yara Hawari berkomitmen untuk mengadvokasi hak-hak Palestina, memberikan analisis kebijakan, serta meningkatkan pemahaman tentang perjuangan Palestina dalam konteks hukum internasional dan hak asasi manusia.
Yara Hawari Palestina politik akademisi penulis