Washington, D.C. – Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menegaskan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya meskipun ada kemungkinan permintaan untuk mundur dari Presiden terpilih Donald Trump atau para penasihatnya. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers setelah keputusan terbaru dari Komite Pasar Terbuka Federal untuk menurunkan suku bunga sebesar seperempat persen.
Powl menyatakan secara tegas bahwa ia tidak akan mengundurkan diri jika diminta oleh Trump. Ia menekankan bahwa menurut hukum yang berlaku, Presiden tidak memiliki kewenangan untuk memecat atau menurunkan jabatan Ketua Fed tanpa alasan yang jelas. Pernyataan ini telah dilaporkan oleh berbagai media, termasuk CBS News dan Business Insider, yang menunjukkan sikap teguh Powell terhadap independensi Federal Reserve.
Jabatan Powell sebagai Ketua Fed akan berlangsung hingga Mei 2026, dan ia mencatat bahwa tidak ada presiden yang dapat secara hukum mencopot seorang gubernur Fed kecuali dengan alasan yang jelas. Perlindungan hukum ini menekankan otonomi Federal Reserve, yang menjadi topik penting dalam diskusi mengenai independensi bank sentral.
Penolakan untuk mengundurkan diri ini terjadi pada saat banyak perdebatan mengenai pengaruh tokoh politik terhadap kebijakan moneter. Sikap Powell mungkin menunjukkan kepada pasar dan pemangku kepentingan bahwa keputusan kebijakan Fed akan tetap diambil secara independen, dengan fokus pada data ekonomi daripada tekanan politik.
Reaksi publik terhadap situasi ini terlihat di media sosial, termasuk platform X, dengan berbagai tanggapan. Beberapa mendukung pemeliharaan otonomi Fed, sementara yang lain berspekulasi mengenai bagaimana hal ini dapat mempengaruhi agenda ekonomi Trump. Beberapa posting menunjukkan bahwa penolakan Powell dapat menyebabkan ketegangan, sementara yang lain melihat ini sebagai sikap yang diperlukan untuk menjaga independensi Fed.
Situasi ini menyoroti perdebatan yang sedang berlangsung tentang keseimbangan antara independensi bank sentral dan pengawasan politik, terutama dalam lingkungan politik yang penuh ketegangan di mana kebijakan ekonomi dapat berdampak besar pada hasil pemilihan. Penegasan Powell untuk tetap di posisinya, terlepas dari permintaan politik, menunjukkan komitmennya terhadap dua mandat Fed: penciptaan lapangan kerja maksimal dan stabilitas harga, tanpa campur tangan dari agenda politik.
Jerome Powell Federal Reserve Trump ekonomi kebijakan