Pada tanggal 7 November 2024, Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami letusan yang cukup besar. Letusan pertama terjadi pada pukul 02:41 WITA dengan kolom abu mencapai ketinggian sekitar 1000 meter di atas puncak gunung. Namun, letusan yang lebih besar terjadi pada pukul 06:32 WITA, di mana kolom abu mencapai ketinggian sekitar 2500 meter di atas puncak, atau sekitar 4084 meter di atas permukaan laut.
Letusan ini merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang terus berlangsung. Gunung Lewotobi Laki-laki telah mengeluarkan asap dan abu yang berdampak signifikan pada daerah sekitarnya. Banyak bangunan mengalami kerusakan, dan beberapa warga terpaksa mengungsi dari rumah mereka untuk menjaga keselamatan.
Dari laporan di media sosial, diketahui bahwa aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki cukup intens. Salah satu postingan menyebutkan bahwa letusan mengeluarkan abu hingga mencapai ketinggian 16.7 kilometer (55.000 kaki), menunjukkan betapa kuatnya letusan ini.
Karena tingginya risiko yang ditimbulkan oleh letusan ini, pihak berwenang telah meningkatkan tingkat kewaspadaan gunung menjadi yang tertinggi. Selain itu, mereka juga memberlakukan zona larangan di sekitar kawah gunung untuk menjaga keselamatan masyarakat. Warga diimbau untuk menjauhi radius 7 kilometer dari gunung untuk menghindari bahaya aliran piroklastik dan hujan abu.
Keamanan publik menjadi prioritas utama saat ini, dan masyarakat diharapkan tetap waspada serta mengikuti instruksi dari pihak berwenang. Dengan meningkatnya aktivitas vulkanik, penting bagi semua untuk memperhatikan perkembangan terbaru dan menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Gunung Lewotobi letusan keamanan pengungsian aktivitas vulkanik