Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, baru-baru ini meningkatkan upayanya untuk mendapatkan dukungan internasional dalam rencananya yang disebut "rencana kemenangan" melawan Rusia. Salah satu permintaan utama dari Zelensky adalah rudal jelajah Tomahawk dari sekutu Barat. Permintaan ini menjadi sorotan media, termasuk laporan dari New York Times dan platform media sosial X.
Permintaan Rudal Tomahawk: Zelensky telah mengusulkan sebuah paket "deterrence non-nuklir" yang mencakup rudal Tomahawk. Rudal ini terkenal dengan jangkauan panjangnya, mencapai hingga 2.500 kilometer. Jangkauan ini jauh lebih besar dibandingkan dengan rudal lain yang saat ini digunakan Ukraina, seperti ATACMS. Seorang pejabat AS menyebut permintaan ini sebagai "sama sekali tidak mungkin" karena daftar target di dalam Rusia terlalu banyak dan memerlukan lebih banyak rudal daripada yang bisa disediakan tanpa mengurangi cadangan yang ada, yang juga digunakan untuk konflik global lainnya.
Alasan di Balik Permintaan: Urgensi dalam permintaan Zelensky didorong oleh perang yang sedang berlangsung dengan Rusia, kedatangan tentara Korea Utara di garis depan, dan kebutuhan Ukraina untuk memperkuat posisi mereka dalam negosiasi damai yang mungkin terjadi. Rudal Tomahawk akan berfungsi sebagai pencegah yang signifikan atau kemampuan ofensif terhadap target militer Rusia yang berada jauh di dalam wilayah Rusia.
Tanggapan AS dan Sekutu: Hingga laporan terbaru, terdapat keraguan dari pihak AS dan sekutu lainnya untuk memenuhi permintaan ini. Kekhawatiran yang muncul tidak hanya terkait dengan kelayakan penyediaan dukungan rudal yang luas, tetapi juga implikasi dari eskalasi konflik yang mungkin timbul akibat kemampuan jangkauan jauh ini. Hal ini dapat dianggap sebagai serangan langsung ke wilayah Rusia, yang berpotensi memperluas konflik.
Konteks Strategi Zelensky: Langkah ini merupakan bagian dari strategi diplomatik dan militer yang lebih luas untuk mendorong penggunaan senjata yang lebih kuat. Sebelumnya, Zelensky juga telah meminta rudal jarak jauh lainnya seperti Storm Shadow/SCALP EG atau ATACMS. Fokus pada Tomahawk menunjukkan pergeseran menuju pencarian kemampuan untuk melakukan serangan strategis ke dalam wilayah Rusia, dengan tujuan mengganggu logistik dan operasi militer Rusia secara signifikan.
Zelensky Ukraina Tomahawk Rusia dukungan internasional