Gaza, 22 Oktober 2024 – Kelompok Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengklaim telah menghancurkan sebuah tank Merkava milik Israel menggunakan perangkat peledak yang kuat. Kejadian ini dilaporkan terjadi di daerah Tal Al-Zaatar, yang terletak di sebelah timur kamp Jabalia di Jalur Gaza utara.
Menurut informasi yang beredar, Al-Qassam menggunakan bom buatan sendiri atau yang dikenal sebagai Improvised Explosive Device (IED) untuk menghancurkan tank tersebut. Beberapa postingan di media sosial, khususnya di X (yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter), menekankan dampak besar dari ledakan tersebut, termasuk ledakan amunisi yang terjadi di dalam tank setelahnya. Peristiwa ini disebut-sebut sebagai bagian dari aksi militer yang lebih besar, yang disebut dengan istilah "Al-Aqsa Flood," menandakan bahwa ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan oleh Hamas melawan pasukan Israel.
Saat konflik di Gaza berlangsung, Angkatan Pertahanan Israel (IDF) juga merilis informasi intelijen mengenai kekuatan militer Hamas di Jalur Gaza. IDF mencatat bahwa pada awal perang, kekuatan Brigadir Qassam diperkirakan mencapai sekitar 30.000 tentara. Mereka diorganisir dalam lima brigade, yang terdiri dari total 24 batalyon dan sekitar 140 kompi.
Peristiwa ini menunjukkan ketegangan yang terus berlangsung di kawasan tersebut, di mana kedua belah pihak terlibat dalam pertempuran yang telah berlangsung lama. Situasi di Gaza tetap kompleks dan penuh tantangan, dengan dampak yang dirasakan oleh penduduk sipil dan para pejuang di lapangan.
Al-Qassam tank Merkava Gaza Jabalia IED HAMAS