Beirut, 22 Oktober 2024 – Sebuah serangan udara yang dilakukan oleh militer Israel di dekat Rumah Sakit Rafik Hariri di Beirut, Lebanon, telah menyebabkan setidaknya 13 orang tewas, termasuk seorang anak, dan 57 lainnya terluka. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan tersebut terjadi di area parkir rumah sakit, yang terletak di bagian selatan kota.
Menurut informasi yang terkumpul, serangan ini adalah bagian dari agresi terbaru Israel di Lebanon. Militer Israel mengklaim bahwa mereka menargetkan lokasi yang diduga milik Hezbollah di sekitar rumah sakit. Meskipun rumah sakit itu sendiri tidak langsung terkena dampak, area sekitarnya mengalami kerusakan yang signifikan, menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan fasilitas medis selama konflik.
Serangan ini terjadi setelah Israel mengeluarkan peringatan evakuasi untuk beberapa bangunan di Dahiyeh, namun area rumah sakit tidak termasuk dalam peringatan tersebut. Banyak penduduk yang mengira bahwa mereka berada di tempat yang aman dan tidak mengungsi.
Lebanon juga mengalami serangan udara lain yang menargetkan daerah Haret Hreik, Bourj Al-Barajneh, dan Al-Hadath, menyebabkan kerusakan besar di kawasan tersebut. Penghuni daerah tersebut merasa terjebak di antara konflik yang semakin meningkat.
Pemerintah Lebanon dan media setempat mengutuk serangan ini, menyoroti korban sipil dan kedekatannya dengan institusi medis yang penting. Terdapat juga tuduhan dari Israel bahwa Hezbollah menggunakan rumah sakit lain, Sahel Hospital, sebagai tempat persembunyian, namun direktur rumah sakit tersebut membantah klaim tersebut.
Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang terus berlanjut antara Israel dan Hezbollah, terutama setelah peningkatan konflik menyusul pembunuhan pemimpin Hezbollah, Hassan Nasrallah. Dalam konteks ini, kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, ke Israel juga dianggap penting untuk mendorong gencatan senjata di Gaza dan menanggapi ketegangan regional yang lebih luas.
Insiden ini menunjukkan betapa kompleksnya konflik di kawasan tersebut dan dampaknya terhadap keselamatan warga sipil, terutama anak-anak di daerah perkotaan yang padat.
Israel serangan udara Beirut rumah sakit Rafik Hariri