Tokyo, Jepang – Pada tanggal 20 Oktober 2024, sekelompok aktivis Jepang menggelar protes di Pameran Kedirgantaraan Internasional Tokyo. Mereka menentang kehadiran stan Elbit Systems, sebuah perusahaan pertahanan asal Israel, dan menyerukan penutupan perusahaan-perusahaan besar militer lainnya seperti Lockheed Martin, RTX Corporation, dan BAE. Aktivis menuduh perusahaan-perusahaan ini terlibat dalam tindakan genosida yang sedang berlangsung di Gaza.
Elbit Systems dikenal sebagai produsen drone dan peralatan militer lainnya. Protes ini bukan hanya terjadi di dalam area pameran, tetapi juga di luar, menunjukkan ketidakpuasan yang meluas terhadap perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam teknologi militer. Menurut laporan, Elbit Systems terpaksa menutup stan mereka lebih awal akibat protes yang cukup mengguncang acara tersebut.
Aktivis menyatakan bahwa tindakan mereka merupakan bagian dari gerakan yang lebih besar untuk menentang perusahaan-perusahaan yang dianggap berkontribusi pada konflik bersenjata. Mereka percaya bahwa perusahaan-perusahaan ini, dengan teknologi yang mereka buat, ikut bertanggung jawab atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza.
Protes ini menandakan meningkatnya kesadaran dan aksi terhadap kontraktor pertahanan, terutama yang dianggap terlibat dalam tindakan militer yang kontroversial. Dengan adanya aksi seperti ini, masyarakat diharapkan lebih peka terhadap isu-isu kemanusiaan yang terkait dengan perang dan konflik global.
Jepang protes Pameran Kedirgantaraan Elbit Systems Gaza