Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kondisi Darurat di Rumah Sakit Gaza: Serangan IDF Menyebabkan Banyak

Kondisi di rumah sakit di wilayah utara Gaza semakin memprihatinkan akibat serangan angkatan bersenjata Israel, yang dikenal sebagai IDF. Menurut sumber medis yang berbicara dengan Drop Site News, tiga rumah sakit utama di sana—Kamal Adwan, Al Awda, dan Rumah Sakit Indonesia—telah menjadi target langsung serangan.

Dalam laporan tersebut, dikatakan bahwa serangan yang terjadi bersamaan di Rumah Sakit Indonesia dan Rumah Sakit Al-Awda menyebabkan banyak korban jiwa. Di luar rumah sakit, staf medis melaporkan melihat mayat yang "bertumpuk" dan tidak bisa mengeluarkan korban selamat karena adanya patroli dari quadcopter bersenjata dan tentara IDF.

Salah satu insiden tragis terjadi di laboratorium Kamal Adwan yang dibom, mengakibatkan satu orang sipil tewas dan beberapa lainnya terluka. Salah satu perawat di Kamal Adwan, Bilal Abdul Al, juga kehilangan nyawanya dalam serangan tersebut, bersama dengan empat anggota keluarganya.

Selain itu, dua perawat lain, yaitu Mohammed Ahmed Al-Qadiri dari Al Shifa dan Wafaa Mahmoud Zainuddin dari Jabalia, juga dilaporkan tewas akibat serangan IDF.

Di Rumah Sakit Al Awda, satu anggota staf mengalami luka serius akibat serangan langsung, dan beberapa lainnya juga terluka. Kini, sudah memasuki hari ke-16 dalam pengepungan total terhadap rumah sakit, di mana tidak ada makanan, air, bahan bakar, atau pasokan medis yang mencapai fasilitas kesehatan.

Generator di Rumah Sakit Indonesia telah berhenti berfungsi karena kekurangan bahan bakar, yang menyebabkan dua pasien yang bergantung padanya meninggal dunia. Staf dan pasien saat ini bertahan hidup dengan pasokan makanan dan air yang semakin menipis.

Kondisi ini semakin diperburuk oleh teror yang dialami staf medis akibat serangan IDF yang terjadi di sekitar rumah sakit, yang menyebabkan banyak korban jiwa. Staf medis yang tersisa tidak mampu merawat pasien karena kekurangan sumber daya yang parah.

Krisis ini menunjukkan betapa mendesaknya situasi di Gaza, di mana tenaga medis dan pasien berjuang untuk bertahan hidup di tengah kekacauan dan ketidakpastian.

library_books Dropsitenews