Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pernyataan Komandan Yahya Sinwar tentang Perjuangan dan Kematian

Gaza, 18 Oktober 2024 - Komandan Yahya Sinwar, pemimpin gerakan perlawanan di Gaza, baru-baru ini mengungkapkan pandangannya tentang kehidupan dan kematian. Dalam pernyataannya, Sinwar mengutip Imam Ali yang berkata, "Ada dua hari dalam kehidupan seseorang: hari ketika kematian bukan takdirmu, dan hari ketika kematian adalah takdirmu. Pada hari pertama, tidak ada yang bisa menyakiti kamu, dan pada hari kedua, tidak ada yang bisa menyelamatkan kamu."

Di usianya yang ke-59, Sinwar menyatakan lebih memilih mati dalam pertempuran daripada karena penyakit seperti Corona, stroke, atau serangan jantung. "Saya lebih baik mati berjuang," katanya dengan tegas.

Sinwar menegaskan bahwa ia adalah seorang pejuang perlawanan, bukan teroris. Seperti pemimpin perlawanan lainnya, ia berjuang untuk menentang penjajahan yang dialami oleh rakyatnya. Menurutnya, perlawanan tidak akan pernah berhenti sampai penjajah mengakhiri pendudukannya.

Ia juga menekankan bahwa ia sedang membela tanahnya dari orang-orang yang dianggapnya paling kejam dalam sejarah. "Saya berjuang bersama para pejuang kebebasan lainnya untuk membebaskan seluruh rakyat kami," tambah Sinwar.

Pernyataan Sinwar mencerminkan semangat perjuangan yang kuat di antara para pejuang kebebasan di Gaza, yang terus berupaya untuk mencapai kemerdekaan dari penjajahan. Meskipun tantangan besar dihadapi, komitmen mereka untuk memperjuangkan hak dan kebebasan tidak pernah pudar.

Dengan kata-kata yang penuh semangat dan keberanian, Yahya Sinwar mengingatkan kita akan pentingnya memperjuangkan keadilan dan kebebasan bagi setiap orang.

library_books Konstituen