Benjamin Mendy, mantan pemain Manchester City, mengklaim bahwa dia tidak menerima gaji dari klub tersebut selama hampir dua tahun. Jumlah yang belum dibayarkan cukup signifikan, mengingat gaji yang dilaporkan mencapai antara £90.000 hingga £100.000 per minggu. Pernyataan ini disampaikan setelah Mendy menjalani proses hukum, di mana ia dinyatakan tidak bersalah atas sebagian besar tuduhan, namun tetap ditemukan bersalah atas beberapa tuduhan terkait pelanggaran seksual.
Selama proses persidangan, Manchester City memutuskan untuk menangguhkan Mendy dan tidak membayar gajinya. Tindakan ini bisa dianggap sebagai upaya klub untuk menjaga citra mereka di tengah tuduhan serius yang dihadapi Mendy. Dengan tidak membayar Mendy selama proses hukum yang dimulai pada tahun 2021, Manchester City mungkin bertindak sesuai dengan hak kontraktual mereka, terutama jika terdapat klausul terkait perilaku atau masalah hukum yang terpicu.
Namun, tindakan ini bisa dilihat sebagai hipokrit, terutama jika dibandingkan dengan cara mereka menangani pelanggaran yang kurang serius atau jika pemain lain yang terlibat dalam kontroversi diperlakukan dengan cara yang berbeda. Meskipun Mendy memperoleh sebagian dukungan publik dan profesional setelah dinyatakan tidak bersalah atas beberapa tuduhan, hal ini menunjukkan respons yang campur aduk terhadap cara klub dan komunitas sepak bola lebih luas menangani kasusnya.
Beberapa pemain terkenal seperti Jack Grealish dan Paul Pogba memberikan dukungan publik kepada Mendy setelah persidangan, yang mencerminkan sentimen bahwa dunia sepak bola, termasuk Manchester City, seharusnya menunjukkan lebih banyak solidaritas selama masa-masa sulitnya. Dukungan ini bisa dilihat sebagai kritik terhadap bagaimana lembaga-lembaga tersebut cepat untuk menilai dan bertindak berdasarkan tuduhan semata.
Benjamin Mendy Manchester City gaji hukum sepak bola