Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ramzan Kadyrov Tuduh Anggota Parlemen Merencanakan Pembunuhannya

Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan. Ia menuduh beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Rusia, termasuk Senator Dagestani Suleiman Kerimov, serta dua deputi Duma Negara, Bekkhan Barakhoyev dan Rizvan Kurbanov, telah merencanakan pembunuhannya. Pernyataan ini disampaikan Kadyrov dalam sebuah video yang diunggah di saluran Telegramnya, di mana ia berbicara dalam bahasa Chechen kepada pejabat keamanan Chechnya.

Dalam video tersebut, Kadyrov mengumumkan bahwa ia telah mengumumkan "perang darah" terhadap para anggota parlemen yang dituduhnya. Kadyrov menjelaskan bahwa mereka telah memerintahkan pembunuhannya dengan imbalan 100 juta rubel. Hal ini terjadi setelah periode keheningan dari Kadyrov terkait insiden penembakan mematikan di markas besar Wildberries di Moskow, yang terkait dengan rekannya, Vladislav Bakalchuk.

Kadyrov mengklaim bahwa para anggota DPR tersebut tidak hanya merebut bisnis milik Tatyana Kim, tetapi juga memerintahkan agar dirinya dibunuh. "Mereka memiliki bisnis mereka sendiri, dan bukan hanya bisnis perempuan itu yang mereka ambil, tetapi mereka bahkan memesan saya untuk dibunuh," kata Kadyrov.

Tuduhan ini menunjukkan adanya ketegangan yang lebih luas di kawasan tersebut serta persaingan pribadi antara Kadyrov dan para legislator tersebut. Situasi ini mencerminkan perjuangan kekuasaan yang sedang berlangsung di Rusia dan menunjukkan betapa rentannya hubungan antara Chechnya dan Rusia.

Kadyrov sebelumnya pernah menyerukan untuk menghindari "metode abad pertengahan" dalam menangani migran, namun kini ia mengambil sikap yang lebih agresif terhadap para pejabat yang ia anggap sebagai ancaman. Hal ini menunjukkan perubahan dalam pendekatannya dan menciptakan ketegangan baru di dalam politik regional.

Pernyataan Kadyrov ini menjadi sorotan perhatian publik dan menimbulkan pertanyaan mengenai stabilitas politik di Chechnya dan Rusia secara keseluruhan. Ketegangan ini bisa berpotensi mempengaruhi hubungan antara Chechnya dan pemerintah pusat Rusia di masa depan.

library_books Konstituen