Angkatan Laut Turki telah memulai operasi evakuasi dari Beirut, Lebanon, dengan mengirimkan dua kapal, yaitu TCG Bayraktar dan TCG Sancaktar. Operasi ini dilakukan untuk mengevakuasi sekitar 2.000 warga Turki yang terancam akibat meningkatnya situasi keamanan di wilayah tersebut, yang berkaitan dengan serangan Israel.
Selain melakukan evakuasi, kedua kapal tersebut juga membawa sekitar 300 ton bantuan kemanusiaan. Bantuan ini terdiri dari makanan, tenda, dan selimut untuk mendukung masyarakat Lebanon yang sedang mengalami kesulitan. Operasi ini merupakan yang terbesar yang pernah dilakukan Turki dari Lebanon.
Ada juga empat kapal lain yang memberikan pengawalan dan perlindungan selama operasi ini berlangsung. Tindakan ini tidak hanya bertujuan melindungi warga negara Turki, tetapi juga menunjukkan komitmen Turki dalam memberikan bantuan di saat krisis.
Menurut laporan terbaru, armada Angkatan Laut Turki telah tiba di Beirut untuk melaksanakan NEO (Non Combatant Evacuation Operation) bagi warga negara Turki dan mendistribusikan 300 ton bantuan kemanusiaan. Selain itu, kapal-kapal seperti USS New York dan USS Oak Hill juga berada di dekat lokasi, sekitar 80 km sebelah barat daya Akrotiri, Yunani, untuk memberikan dukungan jika diperlukan.
Sementara itu, kapal-kapal Perancis, seperti FS Dixmunde dan FS Guépratte, telah tiba di lepas pantai Siprus untuk bersiap melakukan evakuasi bagi warga negara Perancis dari Lebanon. Tindakan ini menunjukkan koordinasi internasional yang kuat dalam merespons situasi krisis di kawasan tersebut.
Angkatan Laut Turki evakuasi Lebanon bantuan kemanusiaan TCG Bayraktar TCG Sancaktar