Hari ini, enam drone diluncurkan dari Irak menuju target di Israel dalam tiga kejadian berbeda. Menurut laporan dari Al Mayadeen, kelompok Islamik yang dikenal sebagai "Perlawanan Islam di Irak" melaksanakan operasi drone yang menargetkan sebuah pangkalan militer Israel di wilayah yang dimiliki Palestina.
Laporan dari media Israel menyebutkan bahwa dua drone diluncurkan dari Irak. Satu drone berhasil dicegat, tetapi yang lainnya berhasil menghantam sebuah pangkalan angkatan laut militer Israel di Eilat. Akibat serangan ini, dua tentara Israel dilaporkan tewas di tempat.
Insiden terbaru yang melibatkan serangan drone dari Irak terhadap target Israel telah meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut. Serangan di Eilat dilakukan oleh kelompok yang didukung Iran, "Perlawanan Islam di Irak", dan merupakan tanda eskalasi yang signifikan karena berdampak langsung pada wilayah Israel.
Serangan ini merupakan bagian dari pola yang lebih luas dari bentrokan regional yang melibatkan milisi pro-Iran di Irak, Suriah, dan Yaman, yang semakin sering menargetkan kepentingan Amerika Serikat dan Israel. Setelah serangan di Eilat, ada laporan tambahan mengenai drone yang diluncurkan dari Irak menuju Israel, meskipun beberapa dari drone tersebut berhasil dicegat.
Dari segi strategis, meskipun serangan drone ini mungkin tidak menimbulkan ancaman eksistensial bagi Israel, mereka tetap menjadi tantangan simbolis dan taktis. Serangan ini menunjukkan kemampuan milisi tersebut untuk menyerang jauh ke dalam wilayah Israel, yang mungkin bertujuan untuk mencegah atau membalas tindakan militer Israel di Suriah atau Gaza.
Media sosial, termasuk X, menunjukkan campuran dukungan untuk berbagai faksi yang terlibat, dengan pengguna menampilkan rekaman atau mengklaim tentang efektivitas serangan drone ini, seringkali dengan kombinasi laporan fakta dan propaganda.
Serangkaian peristiwa ini menyoroti konflik-proksi yang sedang berlangsung di Timur Tengah, dengan drone menjadi alat pilihan untuk peperangan asimetris oleh aktor non-negara, yang menantang pertahanan udara baik Israel maupun pasukan sekutunya di kawasan. Situasi ini tetap dinamis, dengan potensi untuk eskalasi lebih lanjut tergantung pada bagaimana Israel, Amerika Serikat, dan kekuatan regional seperti Iran menanggapi perkembangan ini.
drone Irak Israel Eilat militer serangan