Edward Snowden adalah seorang mantan pekerja di Badan Keamanan Nasional (NSA) yang terkenal setelah membocorkan informasi sensitif pada tahun 2013. Dalam buku otobiografinya berjudul "Permanent Record", yang diterbitkan pada 17 September 2019, Snowden membahas perjalanan hidupnya, dari masa kecil hingga kariernya di CIA dan NSA.
Buku ini memberikan pandangan mendalam tentang motivasinya untuk membocorkan rahasia pemerintah, yang memicu perdebatan internasional tentang pengawasan dan hak privasi.
Dalam buku ini, Snowden mengajak kita untuk berpikir tentang pentingnya privasi. Ia menekankan bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, memiliki hak untuk menjaga informasi pribadi mereka.
"Tidak ada cara untuk mengabaikan privasi. Karena kebebasan seseorang saling terkait, menyerahkan privasi sendiri berarti menyerahkan privasi semua orang," kata Snowden. Pernyataan ini menunjukkan bahwa jika kita membiarkan pemerintah mengawasi kita tanpa batas, kita berisiko kehilangan kebebasan individual.
Setelah buku ini dirilis, pemerintah Amerika Serikat mengambil tindakan hukum terhadap Snowden. Mereka mengklaim bahwa ia melanggar perjanjian kerahasiaan dengan CIA dan NSA.
Namun, upaya hukum ini tidak berfokus pada larangan isi buku, melainkan untuk menyita hasil penjualan yang didapat Snowden. Pada bulan Desember 2019, hakim di AS memutuskan mendukung pemerintah dalam gugatan tersebut.
Buku "Permanent Record" juga telah disensor di China. Beberapa bagian yang dihapus mencakup komentar tentang negara otoriter dan teknologi yang mendukung privasi. Hal ini menunjukkan bagaimana isu privasi masih menjadi hal yang sangat sensitif di beberapa negara.
Snowden dalam bukunya juga mengingatkan kita tentang risiko teknologi yang dapat menjadi alat penindasan. Ia menjelaskan, "Negara yang kita huni kini adalah tempat di mana biaya penggantian mesin yang rusak lebih murah daripada biaya memperbaikinya." Hal ini berfungsi sebagai pengingat bahwa kemajuan teknologi sering disertai dengan tantangan baru, terutama dalam hal hak dan kebebasan individu.
Dengan buku ini, Snowden tidak hanya menceritakan kisah hidupnya, tetapi juga mengajak kita semua untuk lebih kritis terhadap isu privasi dan pengawasan.
Ia percaya bahwa pengetahuan adalah kunci untuk melindungi hak-hak kita sebagai warga negara. Ini adalah sebuah panggilan untuk menyadari dan melindungi kebebasan yang kita miliki di dunia yang semakin terhubung dan terawasi.
Edward Snowden otobiografi pengawasan privasi