Pumpkin-spice latte, yang sering disingkat PSL, telah menjadi minuman andalan di Starbucks dan menghasilkan pendapatan yang cukup besar. Menurut John Zolidis, presiden firma riset keuangan Quo Vadis Capital, estimasi penjualan minuman ini berkisar antara $400 juta hingga $800 juta setiap tahunnya, dengan angka $500 juta sebagai estimasi yang layak.
Starbucks, perusahaan yang berdiri sejak 1971 ini, tidak mengungkapkan angka penjualan untuk minuman secara individual. Namun, seorang juru bicara perusahaan mengungkapkan bahwa mereka telah menjual ratusan juta PSL sejak pertama kali diluncurkan. Hal ini menunjukkan betapa populernya minuman ini di kalangan para pelanggan.
Menurut juru bicara tersebut, PSL adalah "minuman musiman paling populer yang pernah ada" di Starbucks. Ini menjelaskan mengapa banyak orang menantikan hadirnya minuman dengan rasa labu ini setiap musim gugur. PSL terbuat dari espresso, susu, dan sirup rasa labu, yang membuatnya sangat menggugah selera.
Para analis setuju bahwa PSL merupakan penghasil uang yang handal bagi Starbucks. Meskipun demikian, mereka juga mencatat bahwa kemungkinan minuman ini tidak akan menjadi salah satu pendatang baru yang mendapatkan penjualan lebih banyak lagi atau memberikan perubahan besar pada situasi finansial perusahaan ke depannya.
Beberapa pengamat industri sebelumnya telah menekankan bahwa Starbucks perlu lebih fokus pada hal-hal lain untuk meningkatkan kinerja finansialnya.
Pumpkin-Spice Latte Starbucks pendapatan